Satpas Prototype Polres Subang Perkuat Layanan SIM Modern, Transparan, dan Bebas Calo - KORAN NASIONAL

Senin, 21 September 2026

Satpas Prototype Polres Subang Perkuat Layanan SIM Modern, Transparan, dan Bebas Calo

 



Koran nasional. |SUBANG — Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Polres Subang terus melakukan pembenahan untuk menghadirkan pelayanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang modern, tertib, transparan, dan mudah diakses masyarakat.


Mengusung konsep Satpas Prototype, pelayanan SIM di Polres Subang kini didukung berbagai sistem berbasis teknologi digital, mulai dari sistem antrean terintegrasi, penggunaan kartu berchipset, hingga pengawasan melalui kamera CCTV di area pelayanan.


Transformasi tersebut diarahkan untuk menciptakan proses pelayanan yang lebih terukur sekaligus mempersempit ruang bagi praktik percaloan maupun penyimpangan dalam proses penerbitan SIM.


Salah satu inovasi yang diterapkan adalah sistem antrean digital dengan prinsip First In First Out (FIFO). Sistem tersebut telah terkomputerisasi dan terintegrasi dengan sistem Korlantas Polri.


Kasat Lantas Polres Subang AKP M. Hardian Andrianto mengatakan, penerapan sistem digital membuat setiap tahapan pelayanan dapat dipantau secara lebih sistematis.


«“Proses antrean jadi lebih tertib, transparan, dan terukur. Petugas juga bisa memantau setiap tahapan pemohon secara sistematis,” ujarnya.»


Tidak hanya antrean, Satpas Prototype Polres Subang juga menerapkan kartu berchipset yang digunakan pemohon dalam setiap tahapan pelayanan.


Pemohon diwajibkan melakukan pemindaian kartu pada setiap proses. Dengan sistem tersebut, perjalanan pemohon selama mengikuti tahapan penerbitan SIM dapat tercatat secara otomatis.


Penerapan teknologi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat transparansi pelayanan sekaligus memastikan setiap proses berlangsung sesuai prosedur yang telah ditetapkan.


Pengawasan juga diperkuat dengan keberadaan kamera CCTV di seluruh area pelayanan. Kehadiran CCTV diharapkan mampu memberikan pengawasan terhadap aktivitas pelayanan sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.


Dari sisi fasilitas, konsep Satpas Prototype juga dirancang dengan mengutamakan kenyamanan masyarakat. Area pelayanan ditata secara rapi dan dilengkapi berbagai fasilitas, di antaranya pojok bermain anak, komputer untuk ujian teori, mesin pencetak SIM, serta akses khusus bagi penyandang disabilitas.


Kenyamanan tersebut turut dirasakan masyarakat yang datang untuk mengurus SIM.


«“Saya terpesona dengan gedungnya. Rapi, nyaman, dan aksesnya lengkap. Ujian teori juga tidak ada kendala,” ujar salah seorang pemohon SIM A baru.»


Tak Batasi Jumlah Pemohon


Komitmen memberikan pelayanan secara maksimal juga ditegaskan Kasat Lantas Polres Subang AKP M. Hardian Andrianto.


Menurutnya, masyarakat yang datang selama jam pelayanan tidak perlu khawatir tidak mendapatkan pelayanan akibat pembatasan jumlah pemohon.


«“Berapa pun yang datang dan mendaftar selama jam pelayanan, akan kami layani sampai tuntas,” tegasnya.»


Adapun jam pelayanan Satpas Polres Subang berlangsung Senin hingga Jumat pukul 08.00–15.00 WIB, sedangkan Sabtu pukul 08.00–12.00 WIB.


Meski berbagai inovasi telah diterapkan, pihak Satpas menegaskan bahwa pembenahan pelayanan akan terus dilakukan. Evaluasi dan masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan.


«“Orientasi kami adalah kepuasan masyarakat. Pelayanan harus mudah, nyaman, tertib, transparan, dan profesional,” pungkas AKP Hardian.»


Dengan konsep Satpas Prototype, Polres Subang menunjukkan bahwa digitalisasi pelayanan bukan sekadar menghadirkan teknologi, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan proses pelayanan SIM yang lebih tertib, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done