Koran nasional | Kabupaten Bekasi – Permasalahan hubungan industrial yang terjadi di PT Yamaha Music Manufacturing Asia (YMMA) Kawasan MM2100 dalam beberapa bulan terakhir mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Sebagai langkah penyelesaian, pertemuan digelar antara Serikat Pekerja dengan manajemen perusahaan, difasilitasi oleh Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi dan Polres Metro Bekasi, bertempat di Saung Riung Pasundan, Cikarang Timur.
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari konflik terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap Ketua PUK SPEE FSPMI PT Yamaha, Slamet Bambang Waluyo, serta Wiwin selaku Sekretaris, beserta sejumlah persoalan lainnya yang belum menemukan titik terang.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, Drs. Maman Badru Zaman, menyampaikan bahwa seluruh pihak sepakat menempuh jalur musyawarah mufakat guna menciptakan suasana yang kondusif dan harmonis di lingkungan kerja.
"Untuk menyelesaikan permasalahan hubungan industrial, dibutuhkan komitmen bersama. Kami mendorong penyelesaian secara damai dan mencari win-win solution tanpa melalui jalur litigasi. Namun, jika proses tetap berlanjut ke Pengadilan Hubungan Industrial Bandung, maka putusan yang ada harus dihormati dan dilaksanakan," tegas Drs. Maman Badru Zaman.
Ia menambahkan, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi akan terus mengawal dan memfasilitasi proses penyelesaian agar berjalan sesuai ketentuan hukum dan asas keadilan, demi menjaga stabilitas dunia usaha dan hak-hak pekerja.
Sementara itu, Pimpinan Cabang SPEE FSPMI Kabupaten/Kota Bekasi menyampaikan apresiasi atas dukungan luas dalam aksi unjuk rasa yang digelar di depan PT YMMA, sebagai bentuk solidaritas terhadap rekan-rekan yang terkena PHK.
Dukungan tersebut datang dari berbagai elemen buruh, di antaranya:
1. DPP FSPMI
2. PP SPA FSPMI
3. Aliansi Buruh Bekasi Melawan
4. Solidaritas FSPMI Luar Daerah
5. KC & PC SPA FSPMI Kab/Kota Bekasi
6. Forum Kawasan Kab/Kota Bekasi
7. Satgas Aliansi BBM
8. Garda Metal FSPMI Bekasi
9. Seluruh PUK FSPMI Bekasi
10. Crew Mokom BBM & Purwakarta
11. Media Perjoeangan FSPMI
Kendati Demikian semua pihak diimbau untuk menghormati proses penyelesaian yang sedang ditempuh oleh manajemen PT Yamaha Music Manufacturing Asia dan Serikat Pekerja, serta menjaga kondusivitas dalam penyelesaian konflik hubungan industrial ini.
Penulis: Haris Pranatha, Kepala Biro Bekasi, Jawa Barat (Pers Nasional)